https://solok.times.co.id/
Berita

PKB Jombang Bumikan Shalawat dan Mujahadah, Mengetuk Langit demi Keselamatan Bangsa

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:54
PKB Jombang Bumikan Shalawat dan Mujahadah, Mengetuk Langit demi Keselamatan Bangsa Anas Burhani, Sekretaris DPC PKB Jombang bersama jajaran pengurus melantunkan sholawat untuk keselamatan bangsa di Aula Graha Gus Dur Jombang, Minggu (31/8/2025). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMES SOLOK, JOMBANG – Suasana Aula Graha Gus Dur di kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jombang (PKB Jombang) pada Minggu (31/8/2025) malam, berubah menjadi lautan doa.

Ratusan kader, pengurus, serta organisasi sayap partai larut dalam lantunan shalawat, dzikir, dan doa yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan.

Acara dimulai dengan pembacaan shalawat Al-Barzanji, mengiringi pujian kepada Rasulullah yang menggema indah di setiap sudut ruangan.

sholawat-PKB-Jombang-2.jpgSuasana doa bersama untuk keselamatan bangsa di Aula Graha Gus Dur Jombang, Minggu (31/8/2025). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Setelahnya, jamaah melaksanakan shalat gaib untuk mendoakan para korban yang gugur dalam aksi demonstrasi di sejumlah daerah beberapa waktu terakhir.

Puncak acara berlangsung ketika KH. Mahmud Firdaus, Ketua Dewan Syura DPC PKB Jombang, memimpin istigasah.

Dengan suara bergetar, ia mengajak seluruh jamaah menengadahkan tangan, memohon pertolongan kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan dikembalikan pada jalan perdamaian.  Suasana hening seketika pecah oleh isak tangis sebagian jamaah yang larut dalam doa.

Di sela kegiatan, Sekretaris DPC PKB Jombang, Anas Burhani, menegaskan bahwa doa bersama ini adalah bentuk ikhtiar spiritual yang tak kalah penting dibanding langkah-langkah politik maupun sosial.

“Kami sadar bahwa persoalan bangsa hari ini tidak bisa hanya diselesaikan lewat kebijakan dan diskusi politik. Ada sisi lain yang lebih hakiki, yakni mengetuk langit dengan doa dan shalawat. Sebab, doa adalah senjata paling ampuh umat beriman," katanya.

"Melalui mujahadah ini, kami berharap Allah SWT melindungi Indonesia, meredakan gejolak, dan mengembalikan kehidupan bangsa seperti sedia kala, tentram, damai, dan penuh persaudaraan,” sambung Anas.

Pria yang akrab disapa Cak Anas menambahkan, PKB Jombang tidak ingin doa ini berhenti di tingkat kabupaten. Karena itu, pihaknya telah menginstruksikan seluruh Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) hingga ranting PKB di desa-desa untuk menggelar doa bersama dan mujahadah serupa di wilayah masing-masing.

sholawat-PKB-Jombang-3.jpgShalat Ghoib untuk korban demonstrasi untuk keselamatan bangsa di Aula Graha Gus Dur Jombang, Minggu (31/8/2025). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

“Kekuatan spiritual itu akan semakin dahsyat bila dilakukan bersama-sama. Bayangkan, jika setiap kampung melantunkan doa dan shalawat secara berjamaah, energi positif itu akan menyelimuti negeri ini," ujarnya.

"Kami ingin setiap kader PKB, setiap warga Nahdliyin, punya kesadaran bahwa menjaga bangsa bukan hanya lewat perjuangan politik, tapi juga lewat ikhtiar batiniah,” tambahnya dengan nada penuh keyakinan.

Menurut Cak Anas, bagi PKB kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga wujud kepedulian nyata terhadap kondisi sosial dan politik bangsa. 

“Tradisi shalawat, doa, dan mujahadah yang berakar kuat dari kultur pesantren diyakini mampu menjadi penyejuk hati di tengah panasnya situasi nasional,” ungkapnya.

Acara pun ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, diiringi harapan agar persatuan rakyat tetap terjaga. Di balik dinding aula, gema shalawat masih terdengar lirih, seolah menjadi pengingat bahwa ketika doa rakyat jelata bersatu, langit pun akan terbuka, membawa rahmat dan kedamaian bagi Indonesia. (*)

Pewarta : Rohmadi
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Solok just now

Welcome to TIMES Solok

TIMES Solok is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.