TIMES SOLOK, PACITAN – Buletin Sekolah yang digarap siswa ekstrakurikuler Jurnalistik dan Multimedia SMPN 3 Sudimoro, Kabupaten Pacitan, menjadi perhatian.
Edisi terbarunya secara khusus mengulas cara belajar siswi peraih peringkat pertama kelas, sekaligus menegaskan arah sekolah dalam mengembangkan jurnalisme positif berbasis karya siswa.
Buletin tersebut menampilkan liputan utama tentang Andista Putri Agustina, siswi kelas VIII, yang berhasil meraih prestasi akademik tertinggi.
Alih-alih sekadar memuji capaian, tim jurnalistik sekolah memilih membedah strategi belajar Andista melalui wawancara langsung yang dikemas ringan dan mudah dipahami oleh teman sebaya.
Dalam buletin itu, Andista berbagi cara mengatur waktu belajar, membagi prioritas, hingga menjaga keseimbangan antara sekolah dan waktu bermain. Pendekatan ini membuat isi buletin terasa dekat dengan keseharian siswa dan relevan untuk ditiru.
Kegiatan jurnalistik tersebut berlangsung rutin setiap Selasa dan Rabu sore. Saat sebagian siswa telah pulang, anggota ekskul justru sibuk melakukan peliputan.
Ada yang mengambil gambar, mewawancarai narasumber, hingga menyusun naskah berita secara berkelompok di bawah bimbingan guru pembina, Devi Tri Anita.
Kepala SMPN 3 Sudimoro, Sujarwo, menyebut buletin sekolah sebagai bagian dari strategi branding sekolah melalui prestasi dan kreativitas siswa. Menurutnya, jurnalisme positif menjadi sarana efektif untuk menampilkan sisi produktif dunia pendidikan.
“Ekskul Jurnalistik dan Multimedia kami dorong menjadi ruang belajar nyata. Anak-anak tidak hanya menulis, tetapi juga belajar fotografi, desain, dan produksi konten. Harapannya, mereka menjadi kreator yang mampu menyampaikan pesan positif,” ujar Sujarwo, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, keberadaan tim jurnalistik sekolah memberi dampak ganda. Di satu sisi, literasi dan daya kritis siswa meningkat. Di sisi lain, sekolah memiliki media internal yang dikelola secara mandiri dan bertanggung jawab.
Melalui buletin sekolah, SMPN 3 Sudimoro berupaya menghadirkan produk jurnalistik yang informatif, inspiratif, dan relevan dengan dunia mereka sendiri. (*)
| Pewarta | : Yusuf Arifai |
| Editor | : Ronny Wicaksono |